<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>manusia ruang</title>
	<atom:link href="http://manusiaruang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://manusiaruang.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jun 2008 23:58:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='manusiaruang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>manusia ruang</title>
		<link>http://manusiaruang.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://manusiaruang.wordpress.com/osd.xml" title="manusia ruang" />
	<atom:link rel='hub' href='http://manusiaruang.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menanamkan Kepedulian Anak terhadap Lingkungan</title>
		<link>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/23/menanamkan-kepedulian-anak-terhadap-lingkungan/</link>
		<comments>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/23/menanamkan-kepedulian-anak-terhadap-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 23:58:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adeshendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[daur ulang]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manusiaruang.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa kita harus peduli lingkungan? jawaban sederhananya: karena kita semua tinggal di bumi yang sama, di tempat mana manusia lain juga tinggal bersama-sama. Dan pencemaran lingkungan yang terjadi, efeknya tidak hanya bersifat lokal, tetapi telah mengglobal. Karena kita semua, hidup di bawah langit yang sama. Sedemikian dahsyatnya pencemaran global yang terjadi, menimbulkan kekhawatiran sekaligus keprihatinan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=28&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengapa kita harus peduli lingkungan? jawaban sederhananya: karena kita semua tinggal di bumi yang sama, di tempat mana manusia lain juga tinggal bersama-sama. Dan pencemaran lingkungan yang terjadi, efeknya tidak hanya bersifat lokal, tetapi telah mengglobal. Karena kita semua, hidup di bawah langit yang sama.</p>
<p>Sedemikian dahsyatnya pencemaran global yang terjadi, menimbulkan kekhawatiran sekaligus keprihatinan terhadap kondisi ini. Hal ini mendorong diwujudkannya <span id="more-28"></span>Konferensi Tingkat Tinggi Bumi di Rio de Janeiro, Brasil, pada 1992. Hasil dari konferensi ini melahirkan Agenda Abad 21, yaitu kesepakatan bersama negara-negara yang hadir dalam menanggulangi pencemaran global yang meningkat tajam.</p>
<p>Kepedulian, keprihatinan dan kekhawatiran kita terhadap pencemaran lingkungan jangan hanya berhenti pada tahap wacana belaka. Namun hendaklah diiringi dengan tindakan nyata dan praktik dalam keseharian kita. Tidak usah muluk-muluk, cukup dengan melakukan hal sederhana yang dilaksanakan secara konsisten. Termasuk pelibatan keluarga dan anak-anak kita dalam tindakan nyata ini.</p>
<p>Beberapa hal yang dapat kita lakukan dan tanamkan kepada anak-anak kita terkait kepeduliaan lingkungan ini, antara lain:</p>
<ul>
<li>membiasakan untuk tidak membakar sampah. Ini memang cara paling praktis untuk melenyapkan sampah. Tapi harus kita sadari, akibat pembakaran ini kita malah memunculkan polusi udara.</li>
<li>membiasakan diri untuk membuang sampah di tempatnya dan sesuai dengan pembagian sampah (membedakan wadah untuk sampah kering dan sampah basah)</li>
<li>membiasakan untuk menambah nilai guna (value) dari barang-barang bekas yang ada di rumah. Misalnya kaleng kosong disulap menjadi pot tanaman, kardus bekas untuk wadah mainan/majalah, botol mineral diubah menjadi tempat pensil, dan lain-lain. Disamping untuk lebih menghargai nilai guna suatu barang, imajinasi dan daya kreativitas anak akan terasah dengan kegiatan ini.</li>
<li>bagi pengguna mobil, biasakan untuk selalu membawa kantong plastik untuk digunakan sebagai penampung sampah sementara, ketika dalam perjalanan. Ketika sampai di tujuan, sampah dibuang ke tempat sampah.</li>
<li>membiasakan anak untuk membuang sampah pada tempat-tempat yang disediakan. Anak disarankan untuk tidak segan menyimpan sementara di saku/tas mereka sampah kering yang mereka hasilkan jika tidak menemukan tempat sampah. Misalnya bungkus permen dimasukkan saku atau tas dulu jika tidak ada tempat sampah.</li>
<li>jika di sekitar rumah ada tanah kosong, tanamilah dengan tanaman/pepohonan sebagai proses penghijauan lingkungan rumah. Libatkan anak-anak dalam proses penanamannya. Jika perlu, adakan pembagian tanggung jawab perawatan masing-masing pohon/tanaman yang ditanam. Dan setiap orang berkewajiban untuk memelihara dan merawat tanaman sesuai ketetapan bersama. Hal ini sekaligus bertujuan menanamkan disiplin dan rasa bertanggung jawab dalam diri anak.</li>
<li>manfaatkan lahan kosong dengan membuat lubang penampungan untuk sampah basah. Dengan penanganan tertentu, sampah basah dapat diubah menjadi kompos penyubur tanaman. Dalam skala luas, hal ini dapat menciptakan peluang kerja/tambahan penghasilan.</li>
<li>ketika akan membeli suatu barang, hendaklah diperhatikan aspek daya tahan bahan dan kemungkinan untuk bisa didaur ulang.</li>
</ul>
<p>Dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang dapat kita lakukan terhadap lingkungan kita dan dalam upaya menanamkan kecintaan terhadap lingkungan pada anak-anak kita.</p>
<p>Mungkin di antara Anda ada yang berkenan menambahkan?</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/manusiaruang.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/manusiaruang.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manusiaruang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manusiaruang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manusiaruang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manusiaruang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manusiaruang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manusiaruang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manusiaruang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manusiaruang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manusiaruang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manusiaruang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manusiaruang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manusiaruang.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manusiaruang.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manusiaruang.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=28&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/23/menanamkan-kepedulian-anak-terhadap-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">adeshendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari A &#8211; Z; Kamus Istilah Kearsipan (bagian 2)</title>
		<link>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/19/dari-a-z-kamus-istilah-kearsipan-bagian-2/</link>
		<comments>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/19/dari-a-z-kamus-istilah-kearsipan-bagian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 17:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adeshendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[ke-ARSIP-an]]></category>
		<category><![CDATA[Akses]]></category>
		<category><![CDATA[lembaga arsip]]></category>
		<category><![CDATA[depot]]></category>
		<category><![CDATA[akrual]]></category>
		<category><![CDATA[bantu temu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manusiaruang.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Masih terkait dengan istilah kearsipan, berikut ini pengertian beberapa istilah: Access &#8211; Akses, jalan masuk. Pemberian izin untuk: 1. Penggunaan fasilitas rujukan lembaga arsip 2. Mempelajari arsip dan rekod individual atau koleksi milik sebuah depot arsip 3. Menyarikan informasi dari arsip dan rekod untuk kepentingan penelitian dan penerbitan Akses dapat dibatasi untuk melindungi kerusakan fisik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=27&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih terkait dengan istilah kearsipan, berikut ini pengertian beberapa istilah:</p>
<p><strong>Access</strong> &#8211; Akses, jalan masuk. Pemberian izin untuk:<span id="more-27"></span></p>
<p style="padding-left:30px;">1.    Penggunaan fasilitas rujukan lembaga arsip</p>
<p style="padding-left:30px;">2.    Mempelajari arsip dan rekod individual atau koleksi milik sebuah depot arsip</p>
<p style="padding-left:30px;">3.    Menyarikan informasi dari arsip dan rekod untuk kepentingan penelitian dan penerbitan</p>
<p style="padding-left:30px;">Akses dapat dibatasi untuk melindungi kerusakan fisik rekod asli atau melindungi informasi konfidensial.</p>
<p><strong>Acces policy</strong> &#8211; kebijakan/garis haluan akses. Aturan tertulis terkait rekod dan seri mana yang dapat diakses dan syarat-syaratnya.</p>
<p><strong>Accessibility</strong> &#8211; ketersediaan materi kearsipan untuk keperluan konsultasi. Ditentukan faktor-faktor: otorisasi hukum, kedekatan materi arsip dan pengguna, format tergunakan, keberadaan sarana bantu temu.</p>
<p><strong>Accession</strong> &#8211; Tambahan arsip.</p>
<p style="padding-left:30px;">1.    Sekelompok rekod atau arsip, berasal dari satu sumber dan diterima depot arsip secara bersamaan</p>
<p style="padding-left:30px;">2.    Proses penerimaan secara formal dan pencatatan tanda terima rekod pada depot arsip.</p>
<p><strong>Accession list/register</strong> &#8211; Senarai/register tambahan arsip</p>
<p><strong>Accrual</strong> &#8211; Akrual, penambahan arsip. Pengadaan arsip yang diterima sesuai dengan prosedur tertentu serta penambahan pada seri arsip yang telah dimiliki sebelumnya.</p>
<p><strong>Accumulation</strong> &#8211; Akumulasi. Pendokumentasian arsip dan rekod/arsip dinamis.</p>
<p>Sumber: <em>Kamus Istilah Kearsipan</em>, Sulistyo-Basuki, Kanisius: 2005.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/manusiaruang.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/manusiaruang.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manusiaruang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manusiaruang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manusiaruang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manusiaruang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manusiaruang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manusiaruang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manusiaruang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manusiaruang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manusiaruang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manusiaruang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manusiaruang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manusiaruang.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manusiaruang.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manusiaruang.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=27&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/19/dari-a-z-kamus-istilah-kearsipan-bagian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">adeshendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>antara anakku, aku dan keyboard</title>
		<link>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/14/antara-anakku-aku-dan-keyboard/</link>
		<comments>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/14/antara-anakku-aku-dan-keyboard/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 05:50:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adeshendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[hadits]]></category>
		<category><![CDATA[keyboard]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manusiaruang.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[malam jumat yang lalu. istriku lagi asyik dengan postingan blogsnya. aku sedang membaca tabloid yang terus tertunda penuntasannya. anakku, Naya, tengah asyik minum dari gelas plastik dengan ujung yang &#8216;nongol&#8217;. kuperhatikan diam-diam. dengan tenang ia mendekat ke ibunya, dan&#8230;.. cuuurrrr&#8230;.. (dan air bening pun menetes ke atas keyboard!!!). Naya menuangkan minumnya. dalam terkejut, spontan aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=26&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>malam jumat yang lalu.</p>
<p>istriku lagi asyik dengan postingan blogsnya.</p>
<p>aku sedang membaca tabloid yang terus tertunda penuntasannya.</p>
<p>anakku, Naya, tengah asyik minum dari gelas plastik dengan ujung yang &#8216;nongol&#8217;. kuperhatikan diam-diam. dengan tenang ia mendekat ke ibunya, dan&#8230;..<span id="more-26"></span></p>
<p>cuuurrrr&#8230;.. (dan air bening pun menetes ke atas keyboard!!!). Naya menuangkan minumnya. dalam terkejut, spontan aku teriak &#8220;Naya&#8230;..!!!&#8221;. sejenak Naya ikut kaget, dan langsung lari ke luar kamar kami. ibu dengan sigap membalik keyboard, dan mencari tisu untuk melapnya.</p>
<p>dan aku tergagap!!! sepersekian detik baru tersadar, dan langsung mencari Naya. duh anakku, kulihat engkau tengah duduk di salah satu pojok ruang. menyendiri. kurengkuh ia, kupeluk dengan cinta dan sayang. dan kuajak kembali ke kamar. di kamar, kuajak ia untuk memperhatikan sang ibu yang masih membersihkan keyboard dari tumpahan air sambil kujelaskan &#8220;tadi abah tidak marah, Naya. abah hanya kaget, lihat Naya menuang air ke keyboard. keyboard-nya nanti bisa rusak sayang. kalo rusak, kan Naya jadi ndak bisa makai juga&#8221;. entah anakkku saat itu paham atau tidak, dalam hati kuniatkan memperbaiki caraku menegurnya tadi dengan menjelaskan alasan tindakanku.</p>
<p>dalam hati, masih tersisa perih itu&#8230;. Ya Allah, semoga ketidaksengajaanku tadi, tidak meninggalkan guratan keruh di jiwa anakku. Ya Allah, jangan sampai hal ini, mematikan potensi natural yang terpendam dalam diri anakku. ia masih, sungguh, seorang anak kecil,  bukan  orang dewasa dalam format seorang anak.</p>
<p>dalam hati, masih ada rasa malu. lebih malu lagi, saat ingat jika ada hadits Rasulullah SAW yang menegur sahabat Ummu Al-Fadhl yang merenggut anaknya secara kasar karena pipis di dada Nabi. Nabi menegur ia, &#8220;Pakaian yang kotor ini dapat dibersihkan dengan air. Tetapi apa yang dapat menghilangkan kekeruhan jiwa anak ini akibat renggutanmu yang kasar?”</p>
<p>duhhhhh!!! maafkan aku anakku. untuk menjadi ayah yang baik pun, abah masih harus terus belajar.</p>
<p>terima kasih untuk pelajaran ini.</p>
<p><span style="font-size:130%;font-family:Verdana;"><tt><span style="font-family:Verdana;"><br />
</span></tt><tt></tt></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/manusiaruang.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/manusiaruang.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manusiaruang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manusiaruang.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manusiaruang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manusiaruang.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manusiaruang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manusiaruang.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manusiaruang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manusiaruang.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manusiaruang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manusiaruang.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manusiaruang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manusiaruang.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manusiaruang.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manusiaruang.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=26&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/14/antara-anakku-aku-dan-keyboard/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">adeshendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gorengan Crispy, Waaah&#8230;</title>
		<link>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/10/gorengan-crispy-waaah/</link>
		<comments>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/10/gorengan-crispy-waaah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 22:47:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adeshendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba-Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manusiaruang.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Bertindak waspada, bagian dari kebijaksanaan. Kata-kata ini muncul begitu saja dibenakku, setelah membaca berbagai macam berita di media on line. Juga dari postingan blogs sahabat, teman dan orang-orang yang dikenal lewat internet. Anda penyuka gorengan. Penganan aneka rupa yang dimasak dengan cara digoreng dalam wajan besar, dengan minyak yang meletup-letup mendidih. Sammma!!! Saya juga penyuka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=24&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bertindak waspada, bagian dari kebijaksanaan. Kata-kata ini muncul begitu saja dibenakku, setelah membaca berbagai macam berita di media on line. Juga dari postingan blogs sahabat, teman dan orang-orang yang dikenal lewat internet.<span id="more-24"></span></p>
<p>Anda penyuka gorengan. Penganan aneka rupa yang dimasak dengan cara digoreng dalam wajan besar, dengan minyak yang meletup-letup mendidih. Sammma!!! Saya juga penyuka gorengan.</p>
<p>Sekedar tambah wawasan dan untuk waspada (hati-hati), sebaiknya Anda sempatin baca postingan karib saya berikut (<a title="crispy ancur" href="http://ritmehati.wordpress.com/2008/05/30/buat-yg-hobby-makan-gorengan/" target="_blank">baca</a>). Ini tidak berarti kita langsung stop makan gorengan, atau berniat mematikan pasaran para penjual dan pengelola makanan gorengan. Hanya untuk waspada dan evaluasi saja. Tidak lebih.</p>
<p>Tapi kalau dipikir-pikir, membatasi makanan gorengan tidak ada salahnya lho! Apalagi untuk pertimbangan kesehatan. Silahkan baca <a href="http://gizidankesehatan.blogspot.com/2008/04/awas-gorengan-berbahaya.html" target="_blank">ini</a> dan <a href="http://kita.forumotion.com/kesehatan-f25/bahayanya-gorengan-t158.htm" target="_blank">ini</a>, juga <a href="http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?ID=7708" target="_blank">ini</a>.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/manusiaruang.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/manusiaruang.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manusiaruang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manusiaruang.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manusiaruang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manusiaruang.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manusiaruang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manusiaruang.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manusiaruang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manusiaruang.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manusiaruang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manusiaruang.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manusiaruang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manusiaruang.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manusiaruang.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manusiaruang.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=24&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/10/gorengan-crispy-waaah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">adeshendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>20 Syarat Entrepreneurship Sukses</title>
		<link>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/02/20-syarat-entrepreneurship-sukses/</link>
		<comments>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/02/20-syarat-entrepreneurship-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 13:14:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adeshendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Telisik Buku]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[citra diri]]></category>
		<category><![CDATA[disiplin]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[integritas]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<category><![CDATA[sikap positif]]></category>
		<category><![CDATA[syarat sukses]]></category>
		<category><![CDATA[trik bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manusiaruang.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Awal pekan yang melelahkan! Yang pasti bukan karena rutinitas yang selalu saya jalani, melainkan hasil kumulasi dari aktivitas kepanitiaan yang makin meningkat seminggu yang lalu. Ya, rumah sakit tempat saya kerja, merayakan hut ke-85. Puncaknya pada Minggu/1 Juni 2008 kemarin. Dan saya (beserta seorang teman saya) menjadi mc di acara tersebut. Melunturkan rasa lelah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=23&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awal pekan yang melelahkan! Yang pasti bukan karena rutinitas yang selalu saya jalani, melainkan hasil kumulasi dari aktivitas kepanitiaan yang makin meningkat seminggu yang lalu. Ya, rumah sakit tempat saya kerja, merayakan hut ke-85. Puncaknya pada Minggu/1 Juni 2008 kemarin. Dan saya (beserta seorang teman saya) menjadi mc di acara tersebut. <span id="more-23"></span>Melunturkan rasa lelah yang ada, saya mampir ke toko buku yang di jalan Sagan, sekaligus mencari titipan buku Abah saya. Ternyata habis. Iseng-iseng lihat-lihat buku, tangan saya lengket pada sebuah buku mungil tipis tentang seri entrepreneurship.&#8221;Trik Bisnis Menuju Sukses, Purdi E Chandra&#8221;, judul bukunya.Buku mungil dengan 142 halaman ini selesai  dibaca pukul 19.34 WIB. Bagi saya, ini prestasi yang tidak biasa!!!</p>
<p>Mungkin karena gaya bahasa buku ini, yang terasa ringan dibaca dan enak gayanya. Atau karena ia merupakan kumpulan tanya jawab/konsultasi bisnis di koran Radar Jogja, sehingga mencerminkan dan dekat dengan permasalahan bisnis sehari-hari. Terakhir, apa karena dunia entrepreneurship yang sedang &#8220;booming&#8221; dalam hidup saya 3 bulan terakhir ini, yang menimbulkan minat kuat untuk membaca buku-buku yang terkait dengan entrepreneur, sehingga saya melahapnya sampai tandas. Di ujung semua ini, saya akhirnya bergumam &#8220;alhamdulillah, tuntas juga membacanya!&#8221;.</p>
<p>Untuk berbagi informasi yang saya dapatkan dari buku ini, berikut adalah dua puluh syarat menjadi entrepreneurship sukses (John C. Maxwell):</p>
<ol>
<li>bersikap positif</li>
<li>mau bekerja keras</li>
<li>punya kepribadian yang hangat</li>
<li>memiliki integritas</li>
<li>bertanggung jawab</li>
<li>punya citra diri yang baik</li>
<li>mau terus belajar</li>
<li>punya kemampuan leadership</li>
<li>punya solidaritas</li>
<li>bebas dari masalah pribadi</li>
<li>punya rasa humor</li>
<li>punya kemampuan relationship yang baik</li>
<li>ulet</li>
<li>punya keinginan besar</li>
<li>disiplin</li>
<li>kreatif</li>
<li>tidak takut pada perubahan</li>
<li>punya intuisi yang tajam</li>
<li>selalu ingin meraih prestasi</li>
<li>mampu memprediksikan masa depan</li>
</ol>
<p>Untuk informasi (bagi yang belum kenal), Purdi E Chandra adalah pendiri Lembaga Primagama yang terkenal itu. Beliau juga salah seorang pendiri Entrepreneurship University, yang mahasiwa binaannya diwisuda, bila sudah berhasil memiliki usaha. Oleh MURI, Primagama dikukuhkan sebagai Bimbingan Belajar terbesar di Indonesia.</p>
<p>Catatan: tulisan ini bukan bermaksud mempromosikan lembaga ini, namun lebih kepada rasa salut dan ungkapan terima kasih karena usaha dan cita-cita Purdi E Chandra untuk memajukan dunia entrepreneurship Indonesia, sekaligus memerangi pengangguran  dan kemiskinan dengan membagikan ilmu dan pengalaman sukses ke sebanyak mungkin orang.</p>
<p>============</p>
<p>Seri Entrepreneurship<br />
TRIK BISNIS MENUJU SUKSES<br />
Purdi E Chandra<br />
Editor Joko Indro Cahyono; Grafika Indah, Mei 2004</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/manusiaruang.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/manusiaruang.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manusiaruang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manusiaruang.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manusiaruang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manusiaruang.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manusiaruang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manusiaruang.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manusiaruang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manusiaruang.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manusiaruang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manusiaruang.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manusiaruang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manusiaruang.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manusiaruang.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manusiaruang.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=23&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/06/02/20-syarat-entrepreneurship-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">adeshendra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gambar Anakku</title>
		<link>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/27/gambar-anakku/</link>
		<comments>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/27/gambar-anakku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 06:20:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adeshendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[bangga]]></category>
		<category><![CDATA[ekspresi]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[memojokkan]]></category>
		<category><![CDATA[menguap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manusiaruang.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Menurut pengamatan saya selama ini, setiap anak, baik batita maupun balita, pasti pernah mengekspresikan dirinya dengan menggambar. Menorehkan baik itu pulpen, pensil warna, crayon, spidol, bahkan arang, ke segala tempat yang menurut mereka layak untuk menjadi kanvas. Wadah mengekspresikan suara hati, tempat menorehkan getaran jiwa, ruang untuk mengekspresikan ke-aku-an diri mereka. Dan dinding rumah pun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=21&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/gambaranak2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-22" style="margin-left:8px;margin-right:8px;float:left;" src="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/gambaranak2.jpg?w=170&#038;h=150" alt="" width="170" height="150" /></a>Menurut pengamatan saya selama ini, setiap anak, baik batita maupun balita, pasti pernah mengekspresikan dirinya dengan menggambar. Menorehkan baik itu pulpen, pensil warna, crayon, spidol, bahkan arang, ke segala tempat yang menurut mereka layak untuk menjadi kanvas. Wadah mengekspresikan suara hati, tempat menorehkan getaran jiwa, ruang untuk mengekspresikan ke-aku-an diri mereka. Dan dinding rumah pun jadi saksi bisu proses kreatif ini. Tembok-tembok rumah yang sunyi, jadi bernyanyi. Gorden, perabot, almari, penuh warna yang menghidupkan.</p>
<p>Tapi, berbeda dengan kepuasan hati sang anak, dan gegap riang tembok, dinding, gorden, dan semua yang berinteraksi langsung dengan proses batiniah ini, kita-kita yang merasa dewasa ini, boleh jadi akan menganggapnya lain.</p>
<p><span id="more-21"></span></p>
<p>Mungkin tidak berbeda dengan Anda, saat pertama kali saya menyaksikan bagaimana dinding penuh dengan coretan, lemari dan meja menjadi berwarna-warni sebagai hasil karya anak saya, reaksi pertama saya adalah kaget tidak ketulungan. Waalaaaaah, kok jadi begini ya!!! Untungnya, hanya rasa kaget yang muncul. Perasaan lain yang hampir mengiringi kekagetan saya, saya redam dan tahan. Jangan sampai rasa-rasa negatif lain muncul di hati kemudian mengalir ke ekspresi wajah saya, apalagi sampai terlontar menjadi kata-kata &#8220;anakku, kenapa kau lakukan ini. Kan dindingnya jadi kotor!!!&#8221;, &#8220;dasar nakal, tuh lihat, mejanya jadi tidak indah lagi karena coretan adek!!!&#8221;.</p>
<p>Bayangkan, bila binar-binar mata anak saya, atau anak Anda, yang tadinya ingin berbicara mengenai karya mereka menghilang hanya karena ketidakmampuan kita menahan emosi dan memahami situasi yang ada, kepada anak kita. Bayangkan pula, kemungkinan tenggelamnya potensi, keberanian dan bibit-bibit positif untuk berekspresi anak kita, yang menguap ke langit, karena bentakan kita, kata-kata kita yang memojokkan dan menyakiti hati anak kita. Dan ini terjadi, karena ego kita yang hanya mau memandang situasi di atas dari ukuran dan perspektif diri kita sendiri. Tidak dari sudut pandang anak kita yang masih polos dan lugu.</p>
<p>Seberapa dalamkah rasa bersalah kita, bila binar-binar mata itu memudar untuk kemudian menghilang?&#8230;.</p>
<p>Apa yang terjadi bila misalnya begini:</p>
<p>Saya rengkuh anak saya dalam dekapan, dengan bibir tersenyum dan tatapan mata bahagia dan bangga? Bahagia dan bangga menyaksikan bahwa anak saya sudah bisa menggenggam alat tulis ke dalam tangannya, kemudian mengekspresikan dirinya ke dalam wujud guratan dan coretan. Bangga, karena ia berani mengekspresikan diri dan perasaannya dalam bentuk warna-warna, atau alat apa pun yang bisa digenggam jemarinya. Kemudian, masih dalam gelombang rasa bahagia dan bangga yang mendera, saya coba tanyakan apa imajinasi dan persepsi anak mengenai makna coretan yang ia torehkan di dinding dan di tempat-tempat lainnya.</p>
<p>Mari kita bayangkan, apakah yang akan terjadi&#8230;&#8230;.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/manusiaruang.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/manusiaruang.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manusiaruang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manusiaruang.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manusiaruang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manusiaruang.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manusiaruang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manusiaruang.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manusiaruang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manusiaruang.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manusiaruang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manusiaruang.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manusiaruang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manusiaruang.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manusiaruang.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manusiaruang.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=21&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/27/gambar-anakku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">adeshendra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/gambaranak2.jpg?w=170" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dari A &#8211; Z; Kamus Istilah Kearsipan (bagian 1)</title>
		<link>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/25/dari-a-z-kamus-istilah-kearsipan-bagian-1/</link>
		<comments>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/25/dari-a-z-kamus-istilah-kearsipan-bagian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 May 2008 23:24:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adeshendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[ke-ARSIP-an]]></category>
		<category><![CDATA[Anglo-Saxon]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[istilah dasar]]></category>
		<category><![CDATA[konteks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manusiaruang.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Istilah arsip dalam kosakata bahasa Indonesia merupakan serapan dari kata archief , dari bahasa Belanda. Dalam pengertian Belanda, archief terbagi dua: dynamisch archief (arsip dinamis) dan statisch archief (arsip statis) atau kadang-kadang disingkat archief (arsip) saja. Di Indonesia, umumnya digunakan istilah arsip (saja) untuk menyebut suatu surat/dokumen sebagai arsip dinamis atau statis, yang apabila ditelusuri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=9&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><a href="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/bxp252561.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-18" style="margin-left:8px;margin-right:8px;float:left;" src="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/bxp252561.jpg?w=141&#038;h=170" alt="files" width="141" height="170" /></a><span style="font-size:12pt;">Istilah arsip dalam kosakata bahasa Indonesia merupakan serapan dari kata <em>archief</em> , dari bahasa Belanda. Dalam pengertian Belanda, archief terbagi dua: <strong><em>dynamisch archief </em></strong>(arsip dinamis) dan <strong><em>statisch archief</em></strong> (arsip statis) atau kadang-kadang disingkat <strong><em>archief</em> </strong>(arsip) saja. Di Indonesia, umumnya digunakan istilah arsip (saja) untuk menyebut suatu surat/dokumen sebagai arsip dinamis atau statis, yang apabila ditelusuri lebih jauh dapat menimbulkan kerancuan. Misalnya penerapan istilah Jadwal Retensi Arsip; akan memunculkan pertanyaan, apakah retensi berlaku untuk arsip dinamis sekaligus arsip statis? Atau hanya berlaku untuk arsip dinamis? </span><span id="more-9"></span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin-left:0;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Globalisasi yang mendera dunia, juga mengimbas ke Indonesia. Dalam bidang bahasa, bahasa Inggris semakin merasuk ke dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Tak terkecuali dalam bidang kearsipan. Banyak penyesuaian pengertian arsip dengan konteks bahasa Inggris, yang sering disebut konteks Anglo-Saxon. Dalam konteks Anglo-Saxon, dibedakan antara pengertian <strong><em>record(s)</em></strong> dengan konsep <strong><em>archives</em></strong>. Berikut tabel perbedaan istilah-istilah mendasar ini:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;">Belanda<span> | </span>Anglo-Saxon<span> | </span>Indonesia</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Dynamisch archief    | Record                                |   Arsip dinamis</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Statisch archief                        | Archives<span> </span>| Arsip statis</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Pengertian arsip statis ini sering disingkat arsip saja, sesuai dengan penggunaan internasional. Sebagai contoh International Council on Archives (ICA), yang bergerak dalam bidang arsip statis atau arsip saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Pembahasan mengenai pengertian-pengertian kearsipan dalam tulisan berikutnya, konteks istilah yang digunakan adalah menggunakan konteks Anglo-Saxon. Ini ditentukan agar didapat kesepahaman awal untuk pembahasan lebih lanjut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;">Silahkan ditunggu pembahasan istilah berikutnya.</span></p>
<p><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Bagaimana pendapat Anda mengenai pengantar di atas?</span></p>
<p>Referensi: Kamus Istilah Kearsipan, Sulistyo &#8211; Basuki</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/manusiaruang.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/manusiaruang.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manusiaruang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manusiaruang.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manusiaruang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manusiaruang.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manusiaruang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manusiaruang.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manusiaruang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manusiaruang.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manusiaruang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manusiaruang.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manusiaruang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manusiaruang.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manusiaruang.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manusiaruang.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=9&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/25/dari-a-z-kamus-istilah-kearsipan-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">adeshendra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/bxp252561.jpg?w=141" medium="image">
			<media:title type="html">files</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Datang!</title>
		<link>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/24/selamat-datang/</link>
		<comments>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/24/selamat-datang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 11:32:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adeshendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berbagi Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Berarti]]></category>
		<category><![CDATA[Makna]]></category>
		<category><![CDATA[Silaturahmi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/xampp/wpku/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[selamat datang atas kunjungan Anda ke blogs ini.ibarat buku, kedatangan Anda ke sini bagaikan membuka cover tebal yang membungkus sang buku. silahkan menikmati lembar demi lembar buku ini, dengan membukanya kapan pun Anda suka, saat apa dan di mana pun Anda berada. di sini KITA sama-sama menggali, di sini KITA sama-sama memaknai dan menghargai. se-remah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=8&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/tangan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-19" style="float:left;" src="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/tangan.jpg?w=113&#038;h=150" alt="selamat datang" width="113" height="150" /></a>selamat datang atas kunjungan Anda ke blogs ini.ibarat buku, kedatangan Anda ke sini bagaikan membuka cover tebal yang membungkus sang buku.</p>
<p>silahkan menikmati lembar demi lembar buku ini, dengan membukanya kapan pun Anda suka, saat apa dan di mana pun Anda berada. di sini KITA sama-sama menggali, di sini KITA sama-sama memaknai dan menghargai. se-remah apa pun itu, se-kecil apa pun, se-tidak berarti apa pun itu. karena segalanya&#8230;&#8230;.BERARTI.</p>
<p>gerakan jemari Anda untuk mengetikkan alamat blogs ini di browser Anda, menghadirkan makna mendalam bagi si &#8216;empu&#8217;-nya blog ini. ini berarti silaturahmi tetap terjaga, dan &#8216;jerih payah&#8217; untuk tetap menghidupkan blog ini menjadi terbasuh oleh kehadiran Anda. karena Anda&#8230;&#8230;BERARTI.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/manusiaruang.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/manusiaruang.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manusiaruang.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manusiaruang.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manusiaruang.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manusiaruang.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manusiaruang.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manusiaruang.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manusiaruang.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manusiaruang.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manusiaruang.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manusiaruang.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manusiaruang.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manusiaruang.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manusiaruang.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manusiaruang.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=8&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/24/selamat-datang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">adeshendra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/tangan.jpg?w=113" medium="image">
			<media:title type="html">selamat datang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teknologi Santet</title>
		<link>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/24/teknologi-santet/</link>
		<comments>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/24/teknologi-santet/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 23:23:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adeshendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba-Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[isu]]></category>
		<category><![CDATA[kesadaran]]></category>
		<category><![CDATA[santet]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/xampp/wpku/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Isu santet muncul di sejumlah kabupaten di Riau. Mulai dari Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Kota Dumai dan sejumlah kota lainnnya. Sumbernya adalah SMS berantai yang isinya kurang lebih jangan coba-coba menerima nomor yang muncul dengan warna merah. Nomor yang muncul di layar HP dari 08666xxx dan 06666xxxx. Bila muncul nomor tersebut dan berwarna [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=6&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/u144639093.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-14" style="margin-left:6px;margin-right:6px;float:left;" src="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/u144639093.jpg?w=170&#038;h=170" alt="matamatrix" width="170" height="170" /></a>Isu santet muncul di sejumlah kabupaten di Riau. Mulai dari Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Kota Dumai dan sejumlah kota lainnnya. Sumbernya adalah SMS berantai yang isinya kurang lebih jangan coba-coba menerima nomor yang muncul dengan warna merah. Nomor yang muncul di layar HP dari 08666xxx dan 06666xxxx. Bila muncul nomor tersebut dan berwarna merah, maka hal itu adalah nomor si penyantet.”  ….SMS itu kini juga telah merambah ke kota-kota lain di Sumatera bahkan di Jawa. Namun polisi menegaskan, tidak ada kasus pembunuhan akibat santet seperti yang disebut di atas<em>.”</em> Bila Anda menerima sms dengan isi seperti di atas, maka WASPADALAH….<span id="more-6"></span> …. <strong>bila Anda TERMAKAN isu ini</strong>.  Bila Anda, saat menerima sms seperti atau yang mirip-mirip sms di atas, merasa:</p>
<ul>
<li>was-was</li>
<li>khawatir</li>
<li>langsung hilang selera makan</li>
<li>jadi tidak jadi tidur</li>
</ul>
<p>di 60 detik pertama, maka masih wajar-wajar saja. Tapi bila perasaan ini berlangsung lebih dari lima belas menit, setengah jam, dua jam atau malah berhari-hari, maka WASPADALAH dan SADARILAH: Anda sudah termakan isu ini.  Satu hal penting yang harus dilakukan agar tidak terlalu jauh terbenam dalam belitan isu ini, hadirkan kembali KESADARAN dalam pikiran dan perasaan Anda, bahwa Anda:</p>
<ul>
<li>Seorang insan yang beragama dan menghayati keimanan;</li>
<li>Dalam dekapan penjagaan Sang Maha Penjaga, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa;</li>
<li>Memiliki akal budi, sebagai anugerah terbesar dari Sang Pencipta;</li>
<li>Sosok manusia yang mandiri, yang secara genial memiliki kemampuan untuk memutuskan dan menyikapi segala hal dan peristiwa di luar kedirian Anda</li>
</ul>
<p>Jika keempat hal di atas sudah kita pegangi, dan ternyata kita masih mudah menerima isu dan gampang terombang-ambing informasi yang meragukan, maka sudah saatnya kita bertanya ke diri kita masing-masing:</p>
<p style="text-align:center;">Apa ada yang salah dalam diri saya?</p>
<p>Bagaimana sikap dan pendapat Anda?</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/manusiaruang.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/manusiaruang.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manusiaruang.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manusiaruang.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manusiaruang.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manusiaruang.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manusiaruang.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manusiaruang.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manusiaruang.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manusiaruang.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manusiaruang.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manusiaruang.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manusiaruang.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manusiaruang.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manusiaruang.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manusiaruang.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=6&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/24/teknologi-santet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">adeshendra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/u144639093.jpg?w=170" medium="image">
			<media:title type="html">matamatrix</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menyikapi Teka-Teki Hidup?</title>
		<link>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/24/bagaimana-menyikapi-teka-teki-hidup/</link>
		<comments>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/24/bagaimana-menyikapi-teka-teki-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 23:20:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adeshendra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba-Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Menyikapi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pedoman]]></category>
		<category><![CDATA[Teka-Teki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/xampp/wpku/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Menjalani hidup dalam hari-hari yang penuh ujian, tantangan dan harapan, terkadang semangat dan kekuatan motivasi kita menurun. Api semangat yang berkobar-kobar pun meredup. Penyebabnya bisa datang dari dalam diri kita sendiri, terkait dengan persepsi dan konsepsi kita terhadap segala permasalahan dan cobaan hidup yang mendera. Juga bisa disebabkan oleh kondisi di luar diri kita, yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=5&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/rbby_54.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-10" style="float:left;margin-left:6px;margin-right:6px;" src="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/rbby_54.jpg?w=150&#038;h=150" alt="" width="150" height="150" /></a><a href="http://localhost/xampp/wpku/wp-content/uploads/2008/05/t.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-5" src="http://localhost/xampp/wpku/wp-content/uploads/2008/05/t.gif" alt="bayi kaget" width="1" height="1" /></a><img class="alignleft size-medium wp-image-5" src="http://localhost/xampp/wpku/wp-content/uploads/2008/05/t.gif" alt="bayi kaget" width="1" height="1" />Menjalani hidup dalam hari-hari yang penuh ujian, tantangan dan harapan, terkadang semangat dan kekuatan motivasi kita menurun. Api semangat yang berkobar-kobar pun meredup. Penyebabnya bisa datang dari dalam diri kita sendiri, terkait dengan persepsi dan konsepsi kita terhadap segala permasalahan dan cobaan hidup yang mendera. Juga bisa disebabkan oleh kondisi di luar diri kita, yang acapkali menggoda dan mencobai daya tahan dan sikap mental kita dalam menyikapinya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:115%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:115%;"><span id="more-5"></span>Sebagai manusia biasa, kita dapat mengalami penurunan daya juang dan motivasi positif dalam menjalani keseharian hidup, menunaikan tugas-tugas pekerjaan kita, memenuhi tanggung jawab dalam berbagai peran sosial manusiawi kita yang dijalani. Dengan alasan dan sebab yang berasal dari dalam ataupun dari luar kedirian kita. Hidup terasa sempit, jenuh dan menjemukan. Semuanya hampir sampai ke titik nol. Hal demikian juga saya alami, hingga keadaan ini berbalik drastis ‘hanya’ dengan hal yang sangat sederhana: <strong>sebuah teka-teki</strong>.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:115%;">Berawal dari mampirnya dua orang anak salah seorang pimpinan saya di kantor, sepulang dari sekolah dasar mereka, yang mengajukan sebuah teka-teki sederhana kepada saya seperti berikut: “Ibunya Andi punya empat orang anak. Nama masing-masing anak adalah Ende, Indi, dan Undu. Siapakah nama anak yang keempat?” Beberapa tebakan jawaban saya tidak dapat menjawab teka-teki ini. Sayapun menyerah dan mereka memberikan kunci jawaban yang tidak saya pikirkan sebelumnya. Kunci jawaban ini pula yang membuat saya tertawa tergelak-gelak hingga melupakan beban dan jenuh hidup yang menimpa. Tawa yang seakan melunturkan semua beban itu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:115%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:115%;"><strong>Teka-Teki Hidup</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:115%;">Boleh dikatakan bahwa hidup manusia seperti sebuah teka-teki besar. Saat di alam rahim, arahan takdir hidup manusia memang telah ditentukan terkait dengan jodoh, rezeki, dan mati. Namun itu semua masih menyisakan teka-teki di belakangnya. Dengan siapa kita berjodoh, bagaimana benang merah pertemuan kita dengan jodoh yang telah ditentukan sebelum kita lahir, jalan apa yang harus ditempuh guna menyongsong perjumpaan dengan jodoh kita; masih menyisakan tanda tanya besar bagi kita, menjadi teka-teki hidup kita. Begitu juga dengan rezeki: dari arah mana rezeki datang, dengan jalan apa rezeki kita songsong, bagaimana kita mengusahakan rezeki kita, ada di mana rezeki kita berada, bagaimana rezeki yang ada kita manfaatkan; menyisakan tanda tanya yang harus dicari jawabnya. Adapun kematian, ia menjadi sesuatu yang pasti dialami setiap manusia. Yang menjadi tanda tanya adalah kapan ia datang, dengan cara apa atau bagaimana ia menjemput, dan di bumi yang mana ia menyambangi manusia untuk memutuskan dan menuntaskan perjalanan hidup manusia di dunia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:115%;">Itulah mengapa, kehidupan dapat dipandang sebagai rangkaian pertanyaan yang membutuhkan jawaban, yang setiap jawaban menimbulkan pertanyaan baru yang meniscayakan jawaban kembali. Dan tidak menutup kemungkinan suatu jawaban bagi suatu pertanyaan menjadi semacam petunjuk untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan lainnya. Demikian seterusnya, pertanyaan muncul secara konsisten dan terus menerus sepanjang kehidupan manusia, sehingga manusia dituntut untuk selalu mencari jawabnya. Interaksi dialogis antara pertanyaan, proses pencarian jawaban dan jawaban yang berhasil ditemukan inilah yang membuat kehidupan manusia menjadi dinamis, lebih bermakna dan mendewasa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:115%;">Kehidupan sebagai sebuah teka-teki besar, juga memiliki potensi untuk ‘menyesatkan’ manusia di dalam belantara teka-tekinya. Sehingga teka-teki tak kunjung terjawab, atau jawaban yang ditemukan ternyata tidak menjawab teka-teki bahkan ternyata salah. Agar tidak tersesat arah, manusia membutuhkan pedoman dan petunjuk agar teka-teki kehidupan dapat disikapi dan dijawabnya dengan benar. Hal-hal berikut niscayanya menjadi pegangan/pedoman bagi kita:</p>
<ol>
<li>Kitab Suci, sesuai dengan agama yang kita anut</li>
<li>Kisah Nabi dan Rasul</li>
<li>Kisah dan hikmah dari orang lain. Bisa tokoh-tokoh yang terkenal, orang yang kita kenal atau person yang tidak sengaja kita jumpai entah di mana saja</li>
<li>Alam semesta dan seisinya</li>
</ol>
<p>Menghadapi dan menyikapi segala bentuk teka-teki hidup, menjadi “kewajiban” bagi kita untuk mendayagunakan dengan optimal segenap potensi akal pikiran dan rasa kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:115%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:115%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:115%;">
<p style="text-align:justify;line-height:115%;"><strong>Menjawab Teka-Teki</strong></p>
<p>Telah mendapat inspirasi menjawab teka-teki di awal tulisan ini, dan apakah Anda menjawab nama anak yang keempat dengan nama Ondo atau Anda? Berarti alternatif jawaban kita sama dan itu berarti teka-teki ini belum terjawab. Jawabannya ternyata cukup sederhana dan tidak jauh dari pertanyaan yang ditanyakan. Nama anak yang keempat adalah: Andi. (Endingnya nyambung ndak, ya?)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/manusiaruang.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/manusiaruang.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/manusiaruang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/manusiaruang.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/manusiaruang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/manusiaruang.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/manusiaruang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/manusiaruang.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/manusiaruang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/manusiaruang.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/manusiaruang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/manusiaruang.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/manusiaruang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/manusiaruang.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/manusiaruang.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/manusiaruang.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=manusiaruang.wordpress.com&amp;blog=3811232&amp;post=5&amp;subd=manusiaruang&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manusiaruang.wordpress.com/2008/05/24/bagaimana-menyikapi-teka-teki-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">adeshendra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://manusiaruang.files.wordpress.com/2008/05/rbby_54.jpg?w=170" medium="image" />

		<media:content url="http://localhost/xampp/wpku/wp-content/uploads/2008/05/t.gif" medium="image">
			<media:title type="html">bayi kaget</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://localhost/xampp/wpku/wp-content/uploads/2008/05/t.gif" medium="image">
			<media:title type="html">bayi kaget</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
